MENYONGSONG TAHUN BARU 1428 H

=“REFLEKSI AKHIR TAHUN 1427 HIJRIYAH”=
Oleh. Prof.Dr.HM.Amien Rais,M.A

• REFLEKSI dan HARAPAN DUNIA ISLAM/BANGSA INDONESIA 1428 H ;
• Amerika mempunyai sejarah lawan yaitu Soviet, namun seiring dengan kehancuran Sosialis Komunis, maka Soviet mengalami kehancuran dengan sendiri. Amerika sebagai Negara adikuasa stress karena tiada lawan lagi yang akan dijadikan sparing patner untuk menjadi ajang show forcenya. Sehingga Islam/Kaum Muslimin yang menjadi sasarannya.
• Gantung Mati atas Saddam Husein sebagai merupakan perlambang kehinaan umat islam, sebagai Man Of Yesterday yang membunuh 500 warga sipil akhirnya dihukum gantung apalagi saat moment hari raya umat islam, idul adha 1427 H (30 Desember 2006). Strategi adu domba kaum Sunni – Syiah yang diotaki Amerika ini ternyata cukup berhasil. Lalu bagaimana dengan Bush, Blair dan penjahat2 perang lainnya ? kenapa mereka tidak dihukum yang sama, padahal kejahatan mereka berlipat2 dibanding Saddam Husein…
• Adu domba antar umat muslimin tidak hanya terjadi di Irak (Suni-Syiah-Kurdi), namun juga telah melanda negeri Palestina yaitu baku tembak antara Kelompok Hamas – Kelompok Fatah (PLO).
• NU-Muhammadiyah, sebagai kelompok islam terbesar di Indonesiapun terdapat perbedaan, namun smua perbedaan itu tidak usah diperbesar. Prinsip dasar yang tetap harus dipegang dan tidak ada kompromi adalah ‘Aqidah’. Bila tidak menyinggung itu smua bisa kompromi demi UKHUWAH.
• Kebrobokan/banyaknya bencana di tanah air ini, karena perlu dikoreksi tentang nawaitunya para pemimpin bangsa saat ini, khushushon Presiden dan Wapres.
• Banyaknya bencana ini perlu adanya muhasabah bangsa untuk kembali ke jalan yang benar yang sesuai dengan Al-Qur’an Hadits.
• Korupsi/KPK penanganannya hanya pada hal hal kecil aja. Belom mengena/membongkar pada ‘tengkuk negara’.
• Kasus Freeport, ternyata tidak diawasi Pemda setempat. Freeport ibarat ‘The State on State’ (Negara diatas Negara).
• What about yourself ? mulailah dari sendiri….
• Bila menengok jaman pejuang negeri ini dulu semasa pahlawan Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, Hasanudin, Diponegoro dll, mereka berjiwa juang ‘macan/harimau’ yang akan marah dan menyerang bila didholimi… namun untuk sekarang para pemimpin dan rakyat ini berjiwa ‘Trewelu/Marmut’ yang lemah dan akan siap- senang bila negerinya dijajah/didholimi karena sudah biasa menderita. Seperti Antri minyak berjam2, namun masyarakat tetap mringas mringis.
• Wahai Indonesia, Jadilah Bangsa yang bisa mengembalikan kepercayaan diri (afiqoh ala nafsi) dan Kemandirian…. seperti Mahatir Muhammad, Chaves Hugo, Ahmadinejad dll.
• HARAPAN UNTUK BANGSA 1428 H… TIDAK ADA/NOTHING
Kunci Sukses : Aqidah dan Penguasaan Ilmu dan Teknologi. (Tuesday, January 16, 2007 / 26 Dzulhijah

Iklan