Tiada yg abadi didunia ini, kecuali Perubahan !!!

Burnes (2004) menyatakan bahwa perubahan organisasi itu dapat dibagi pada dua bagian, yaitu perubahan yang direncanakan (planned change) dan perubahan yang tidak direncanakan (emergent change). sejalan dengan pendapat Burnes (2004), Grundy (1993) membagi tipe tipe perubahan, yaitu smoot incremental change (perubahannya yang lambat), bumpy incremental change (perubahan yang relatif tenang), dan discountinous change (perubahan yang terjadi dengan pergeseran pergeseran yang cepat).

Tahap- tahap atau langkah – langkah perubahan organisasi, yaitu :
1. Langkah pertama, yaitu persiapan , identifikasi dan perencanaan perubahan
2. Langkah kedua, yaitu proses perubahan itu sendiri
3. Langakh ketiga, yaitu pemantapan dan evaluasi atas rencana dan proses yg telah dilakukan.

Sikap Efikasi diri merupakan kepercayaan, keyakinan seseorang atas kemampuan atau kapabilitasnya dalam menghadapi tugas- tugas spesifik berkenaan degan situasi yang akan atau sedang dihadapinya. faktor- faktor yang mempengaruhi efikasi diri seseorang disebabkan oleh dua faktor besar, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal berkaitan dengan kesiapan mental dan kondisi psikologis individu dalam menghadapi tugas serta pengalaman pribadi yang sudah terinternalisasi ke dalam diri individu yang bersangkutan. sedang faktor ekternal berkaitan dengan pengalaman orang lain dan persuasif atau bujukan dari lingkungan sosialnya sehingga individu itu merasa yakin akan kemampuannya

(plagiat from usulan penelitan tesis S-2 UGM)

Iklan