Pilihan Lain Untuk Telepon Rumah

Sudah bukan rahasia lagi jika beberapa tahun lalu orang merasa kesulitan jika ingin memasang sambungan telepon dari Telkom. Mau mendaftar saja prosesnya berbelit-belit, kadangkala harus beberapa kali mengisi formulir yang sama. Setelah itu untuk menunggu jaringan terpasang pun waktunya bisa bertahun-tahun.
Untuk mendapat sambungan, calon pelanggan harus menunggu sampai ada 1000 pelanggan. Sedangkan untuk membangun 1000 nomor baru itu juga tidak gampang, karena biayanya sangat tinggi. Setelah itu masih ada masalah pembangunan switching, sentral, menggelar kabel, sampai mengatur penomoran. Singkatnya, ribet!
Namun sekarang ada alternatif pilihan bagi Anda untuk mengatasi hal ini. Operator CDMA umumnya memiliki produk fixed wireless phone (FWP). Seperti telepon rumah biasa, tetapi memiliki kemampuan seperti ponsel CDMA. Contohnya saja, telepon rumah CDMA ini memakai baterei yang bisa di-charge, bisa dipindah-pindahkan dengan mudah, dilengkapi radio FM dan caller ID.Selain itu juga bisa untuk SMS dan dijadikan modem untuk akses internet.
Seperti pada ponsel, Anda bisa memilih operator mana saja yang Anda mau. Nomor pun bisa dipilih yang memakai RUIM card, atau sistem inject. Jika Anda memakai kartu prabayar, cukup beli voucher isi ulang. Cara mengisinya sama seperti mengisi ulang ponsel.
Baik Telkom Flexi, Esia, maupun StarOne, sudah memiliki produk telepon tetap ini. Contohnya, ada produk Flexi Home yang antara lain menggunakan Neotel 1900 dan 800 MHz. Kemudian Esia juga baru meluncurkan produk Wifone dengan pesawat axess.tel dengan harga mulai Rp 649 ribuan. Di pasaran pun sebenarnya sudah ada beberapa telpon yang bisa Anda pilih, seperti Mobitel MC-800, Dowtel WS2000, atau Sanex SC-3210.
Sayangnya, produk-produk FWP ini kurang populer jika dibandingkan dengan ponsel CDMA sendiri. Padahal, selain untuk telepon rumah, FWP juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan bisnis. Karena sifatnya yang nirkabel, FWP akan berguna bagi Anda yang mungkin sedang membuka kantor sendiri. Atau Anda bahkan ingin membuka bisnis wartel? Mungkin saja. Toh, harga perangkat telepon maupun tarifnya tak terlalu mahal.
Namun ada baiknya Anda mengenali dulu operator mana yang jaringannya sudah terpenuhi di wilayah ruma Anda. Sama halnya dengan saat memilih operator untuk ponsel CDMA Anda, jaringan operator yang satu belum tentu semaksimal operator yang lain di satu wilayah. Jika Anda salah memilih operator, telepon Anda jadi sering blank.
dikutip dari : Harian Umum KOMPAS 6 November 2006

Iklan