RSS

Diam, tidak bicara

11 Jan

diam kadang disalah artikan, untuk apa berbicara, kalau diam lebih terjaga,

diam berarti meminggirkan diri, mengasingkan diri, menutup diri, menjaga diri, agar tidak keluar kata kata yang tidak menentramkan hati atau malah menyakiti hati. diam bisa berarti karena juga gagalnya adaptasi diri sehingga harus bersikap hadir fisik namun jiwa entah pergi kemana. benernya diam aja.

mungkin sebagian atau banyak orang bisa berbicara dan didengar orang dan bisa bercerita berlama lama namun ada orang yang berbakat bila bicara tidak didengar orang bahkan diplengosi, malah berbicara dengan orang lain, malah dicuekin atau malah lebih parah  ditinggal pergi.. gimana rasanyanya klo menetapi kondisi yang seperti itu…

sebab diam ini bervariasi dan akibatnya pun juga. sering parahnya ada beberapa orang yang mengajak bicara kepadanya saat bila dia menyuruhnya dan  bila ada perlu.

diam karena sulit beradaptasi makanya tidak banyak teman bahkan tidak ada. saat memperbaiki hubungan temanpun lwt sms tidak jarang diabaikan/cuekin.

terasa diam itu emang bikin sebah namun gimana lagi itu yang harus dirasakan.. untuk membuangnya dengan nyanyi kamar mandi aja.. biar sirkulasi udara ke mulut jantung bisa bergantian dan segar…

dalil naqli untuk bicara baik atau diam :

Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Barangsiapa beriman kpd Allah dan Hari Akhir hendaklah bicara yang baik atau diam.” (HR Bukhari-Muslim)

 

>>title : aku yang diam, tidak bicara dan diabaikan,

Iklan
 
Komentar Dinonaktifkan pada Diam, tidak bicara

Ditulis oleh pada Januari 11, 2011 in bila hidup ada

 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: