“Oposisi Gaddafi: Libya Masa Depan, Negara Sekuler dan Demokratis”
Perwakilan dari kubu oposisi Dewan Nasional interim Libya berbicara di Paris pada rencana pemerintahan Libya pasca Gaddafi. “Libya di masa mendatang akan merupakan negara yang demokratis dan sekuler,” kata Mansour Saif al-Nasr, seorang utusan oposisi meskipun bukan anggota dewan, yang berbasis di Benghazi yang dikuasai pemberontak.

“Orang-orang Libya adalah orang-orang yang moderat, dan negara Libya tidak akan dipimpin oleh ulama,” katanya dalam pertemuan besar dengan penulis, mantan menteri dan wartawan yang diselenggarakn oleh Bernard Henry-Levy, seorang intelektual Perancis yang membantu memfasilitasi pengakuan otoritas pemberontak dari Paris. (eramuslim)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Asal Coret. Tandai permalink.